Paham dan Upacara Kematian dalam Agama Marapu sebagai Wadah Evangelisasi Iman Kristiani di Sumba-Nusa Tenggara Timur

Autor(s): Doni Kelen, Silvester Nusa

Abstract

Agama apapun dalam karya pewartaan dan misinya selalu dihadapkan dengan budaya lokal, yang di dalamnya ada agama lokalnya juga. Misi tradisional agama-agama modern selama ini cenderung memusnahkan agama dan budaya lokal karena dianggap sebagai penghalang penyebaran agama-agama modern itu. Fakta menunjukkan bahwa ada banyak resistensi dari masyarakat lokal (insider) terhadap tuntutan agama modern seperti itu. Mereka merasa tercabut dari akar kehidupan mereka. Akibat lebih lanjut adalah iman mereka pun dangkal-dangkal saja, selain misi ditolak. Banyak orang memeluk agama-agama modern hanya karena tuntutan sosial dan administrasi pemerintahan, bukan karena suatu pengakuan akan iman agama-agama modern. Cara bermisi seperti inilah yang saya lihat kurang pas. Penelitian ini mencoba menggunakan paham-paham dan upacara-upacara budaya khususnya dalam hal kematian sebagai wadah misi (evangelisasi), dan tidak dilihat sebagai penghalang. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara dalam mengumpulkan data, sementara pembahasannya menggunakan metode kualitatif etnografis (deskriptif). Tujuan jangka panjang dari hasil penelitian ini adalah menjadi pedoman pastoral untuk evangelisasi iman kristiani di Sumba. Sementara target khusus yang ingin dicapi dari penelitian ini adalah memberi pemahaman baru dan juga sekaligus solusi berpastoral yang selama ini dianggap berat dan sulit karana benturan budaya yang sulit ditembus

Kata Kunci:Evangelisasi

Keywords

Evangelisasi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.