Kontribusi Persepsi Siswa Tentang Sekolah Menengah Kejuruan dan Cara Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Hiliserangkai

Autor(s): Aprianus Telaumbanua

Abstract

Berdasarkan hasil studi pendahuluan penulis, ternyata hasil belajar siswa SMKN 1 Hiliserangkai masih rendah. Hasil belajar ditentukan banyak faktor, diantaranya adalah persepsi siswa tentang Sekolah Menengah Kejuruan dan cara belajar. Penelitian ini betujuan untuk mengungkap kontribusi persepsi siswa tentang Sekolah Menengah Kejuruan dan cara belajar terhadap hasil belajar siswa SMKN 1 Hiliserangkai. Tiga hipotesis yang diuji dalam penelitian ini, yaitu: (1) persepsi siswa tentang Sekolah Menengah Kejuruan berkontribusi terhadap hasil belajar, (2) cara belajar berkontribusi dengan hasil belajar, (3) persepsi siswa tentang Sekolah Menengah Kejuruan dan cara belajar secara bersama-sama berkontribusi terhadap hasil belajar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMKN 1 Hiliserangkai yang berjumlah 404 orang, dan sampel sebanyak 101 orang diambil dengan menggunakan teknik stratified proposional random sampling. Instrumen yang digunakan untuk pengumpilan data adalah angket model skala Likert yang telah diuji kesahihan dan keandalan.  Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) persepsi siswa tentang Sekolah Menengah Kejuruan berkontribusi 11,6% signifikan terhadap hasil belajar, (2) cara belajar berkontribusi 12,5% signifikan terhadap hasil belajar, (3) persepsi siswa tentang Sekolah Menengah Kejuruan dan cara belajar secara bersama-sama berkontribusi 12,3% signifikan terhadap hasil belajar. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa persepsi siswa tentang Sekolah Menengah Kejuruan dan cara belajar adalah dua faktor penting yang berkontribusi terhadap hasil belajar siswa SMKN 1 Hiliserangkai. Oleh karena itu, disarankan kepada pihak-pihak yang terkait untuk dapat memperhatikan kedua faktor ini agar hasil belajar siswa SMKN 1 Hiliserangkai dapat lebih meningkat.

Keywords

Persepsi; Cara Belajar; Hasil Belajar

Full Text:

PDF

References

Bloom, B.S. 1998, Taxonomy of Educational Objectives, New York, David Mackay,

Cochran, W.G. 1997, Sampling Techniques, and Edition. New York, John Willey, and sons Ine.

Dasrul,2001, “Kontribusi Tentang Persepsi dan Masa Kerja Terhadap Kinerja Guru Madrasyah Tsanawiyah Negeri Kota Padang”. Tesis yang tidak diterbitkan.

Davies, Ivor, K, 1991, Pengelolaan Belajar Mengajar. Jakarta, Rineka Cipta. Depdikbud, 1999, Kurikulum SMK Edisi 1999, Jakarta, Dikmenjur

Depdiknas, 2000, Kerangka Dasar Sistem Pelaksanaan Pendidikan Menengah Kejuruan. Jakarta.

. 2003, Kurikulum LIK 2004, Jakarta, Dikmenjur.

. 2004, Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik Sekolah Menengah Kejuruan. Jakarta, Dikmenjur.

De Porter, Bobbi & Hernacki, Mike, 2000, Quantum Learning, Terjemahan Alwiyah Abdurrahman, Bandung, KAIFA.

. 2000, Quantum Teaching, Terjemahan Ary Nilandari, Bandung, KAIFA.

Gagne, Robert, M Dan Leslie, J Briggs. 1977. Principles of Instructional Design. New York, Holt Rinehart and Winston.

Gay, L. R and Air Asian, 2000. Educational Research, Competencies for analysis & Application, Columbus, Ohio, Charles E. Merril Publishing Company.

H.A.R Tilaar, 1993, Kekuasaan Dan Pendidikan, Suatu Tinjauan dari Perspektif Studi Kultur, Magelang, Indonesia Sejahtera.

Hussein, 2000, Pengantar Statistik Pendidikan, Jakarta, Gramedia.

Indra Jati Sidi. 2003. Kebijakan Pendidikan Kejuruan di Indonesia Menjelang Milinium Ketiga. Makalah disampaikan dalm Seminar Nasional dan Temu Karya XI Forum Komunikasi FPTK/JPTK Universitas Se-Indonesia, Jakarta.

Lea bit, Harold, J, 1986, Psikologi Management. (terj. Dra. Mullica Zakardi), Jakarta, Penerbit Erlangga.

Mallows, Abraham, 1970, Motivation and Personality. New York, Naver and Row.

Romizowski, AJ. 1981, Designing International System., New York, Nicolas Publishing Company.

Sadiman Arief. S, 2005, Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatan, Jakarta, PT. Raja Grafindo Persada.

Schippers, Uwe dan Djajang MP, 1994, Pendidikan Kejuruan di Indonesia, Bandung, Angkasa.

Snelbacker, Glenn E, 1974, Learning Theory, Instructional Theory and Psycoeducation Design, New York, Mc Graw Hill Book Company.

Surya Brata, 1997, Proses Belajar Mengajar di Sekolah, Jakarta, Rineka Cipta.

Suryadi Ace dan Tilaar, 1993, Analisis Kebijakan Pendidikan, Bandung, Remaja Rosda Karya.

Sutrisno Hadi, 1981, Metodologi Riset, Yogyakarta, Andi Offset.

Syaiful Bahri, Djamarah, 2004, Strategi Belajar Mengajar, Rineka Cipta, Jakarta.

Syamsudin Abin, 1986, Psikologi Pendidikan, Bandung, Publikasi Jurusan PBB FIP IKIP.

Tuckman, BW, 1972, Conducting Educational Research,New York, Harcourt Braes Jovanovich, In.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.