Analisis Tujuan Dan Filsafat Kurikulum Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Weetebula Dalam Perspektif Pengembangan Kurikulum Oliva-Gordon

Agustinus Tanggu Daga

Abstract


Tujuan dan filsafat kurikulum memberikan landasan dan arah terhadap implementasi kurikulum pada institusi pendidikan. Para ahli kurikulum telah menjelaskan tujuan dan filsafat kurikulum dalam desain  kurikulum yang diimplementasikan praktek pendidikan. Penelitian ini bertujuan menjelaskan pandangan Oliva-Gordon tentang tujuan dan filsafat pengembangan kurikulum dalam implementasi kurikulum di STKIP Weetebula. Metode stusi literatur digunakan untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber yang relevan. Penelitian ini menunjukan bahwa  tujuan pendidikan dalam kurikulum meliputi tujuan umum, pernyataan tujuan, dan asal dari tujuan. Sedangkan  filsafat pendidikan dalam kurikulum meliputi rekonstruksionisme, progresivisme, esensialisme, dan perenialisme. Tujuan pendidikan dalam kurikulum STKIP Weetebula termuat secara eksplisit dan implisit dalam visi,  misi, dan tujuan STKIP Weetebula. Sedangkan filosofi kurikulum STKIP Weetebula tercermin dari  karakteristik STKIP Weetebula yang disebut sebagai nilai-nilai inti dan semboyan “bersama kita bisa”. Dokumen-dokumen kurikulum pada level program studi menjabarkan tujuan dan filsafat pendidikan tersebut dan dimplementasikan dalam berbagai praktik pendidikan di STKIP Weetebula.

Keywords


Filsafat, Kurikulum, Tujuan

Full Text:

PDF

References


Alawiyah, F. (2013). Peran Guru dalam Kurikulum 2013. Jurnal Aspirasi, 4(1), 65–74. http://jurnal.dpr.go.id/index.php/aspirasi/article/view/480

Aprillinda, M. (2019). Perkembangan Guru Profesional Di Era Revolusi Industri 4.0. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang, 600–608.

Butler, J. D. (1968). Four Philosophies and Their Practice in Education and Religion (3rd ed). New York: Harper & Row.

Cahyani, H., & Setyawati, R. W. (2016). Pentingnya Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Melalui PBL Untuk Mempersiapkan Generasi Unggul Menghadapi MEA. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika X Universitas Negeri Semarang, 151–160.

Gauch, H. (2003). Scientific Method in Practice. London: University Press Cambridge.

Greene, M. (1973). Teacher as Stranger: Educational Philosophy for the Modern Age. Belmont, Calif: Wadsworth.

Haerazi. (2018). Landasan Filosofis Pembelajaran Bahasa Inggris di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 2(1), 391–396.

Hardanti, B. W. (2020). Landasan Ontologis, Aksiologis, Epitesmologis Aliran Filsafat Esensialisme Dan Pandanganya Terhadap Pendidikan. Reforma: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Pembelajaran, 9(2), 87–95. https://doi.org/https://doi.org/10.30736/rf.v9i2.320

Hidayat, S. (2018). Peningkatan Mutu Penelitian Di Indonesia Dalam Mengatasi Masalah Pendidikan. Bioilmi: Jurnal Pendidikan, 4(2), 34–44. https://doi.org/10.19109/bioilmi.v4i2.2872

Hidayat, U. (2011). Peran Kecerdasan Intelektual Dan Self Regulated Learning Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa. Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi, 4(1), 240–251. https://doi.org/10.15575/psy.v4i1.2193

Hutchins, R. M. (1963). On Education. Santa Barbara, Calif: Center For the Study of Democratic Institutions.

Kneller, G. F. (1971). Introduction To The Philosophy Of Education. Calivornia: University of California.

Kristiawan, M. (2016). Filsafat Pendidikan: The Choice Is Yours. Yogyakarta: Valia Pustaka.

Lakshmi, V. V., & Paul, M. M. (2018). Value Education in Educational Institutions and Role of Teachers in Promoting the Concept. International Journal of Educational Science and Research, 8(4), 29–38. https://doi.org/10.24247/ijesraug20185

Merona, S. P., & Santi, E. E. (2018). Pengembangan Instrumen Asesmen Penalaran Matematis Pada Matakuliah Fungsi Kompleks. Fibonacci: Jurnal Pendidikan Matematika Dan Matematika, 4(2), 113–122.

Nanuru, R. F. (2013). Progresivisme Pendidikan dan Relevansinya di Indonesia. Jurnal Uniera, 2(2), 132–143.

Oliva, P. F., & Gordon, W. (2013). Developing the Curriulum. Boston: Pearson.

Ornstein, A. C., & Hunkins, F. P. (2018). Curriculum: Foundation, Principles and Issue (Global Edi). London & New York: Pearson.

Palupi, D. T. (2018). What Type of Curriculum Development Models Do We Follow? An Indonesia’s 2013 Curriculum Case. Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies, 6(2), 98–105. https://doi.org/10.15294/ijcets.v6i2.26954

Poedjiastutie, D., Akhyar, F., Hidayati, D., & Gasmi, F. N. (2018). Does Curriculum Help Students to Develop Their English Competence? A Case in Indonesia. Arab World English Journal, 9(2), 175–185. https://doi.org/10.24093/awej/vol9no2.12

Polya, G. (1973). How to Solve It. New Jersey: Princeton University Press.

Putra, A. F., & Setiawati, D. (2020). Studi Kepustakaan Penerapan Konseling Cognitive Information Processing (CIP) Dalam Lingkup Pendidikan. Jurnal BK UNESA, 11(5), 773–784. https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jurnal-bk-unesa/article/view/36060/32069

Riduwan, A. (2016). Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Oleh Perguruan Tinggi. Ekuitas: Jurnal Ekonomi Dan Keuangan, 3(2), 95–107. https://doi.org/10.24034/j25485024.y1999.v3.i2.1886

Rumata, V. M. (2017). ANALISIS ISI KUALITATIF TWITTER “#TaxAmnesy” dan “#AmnestiPajak.” Jurnal Penelitian Komunikasi Dan Pembangunan, 18(1), 1–7. https://doi.org/10.31346/jpkp.v18i1.840

Ruslan. (2018). Perspektif Aliran Filsafat Progresivisme Tentang Perkembangan Peserta Didik. Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 2(2), 211–217.

Salu, V. R., & Triyanto. (2017). Filsafat Pendidikan Progresivisme dan Implikasinya dalam Pendidikan Seni di Indonesia. Imajinasi : Jurnal Seni, 11(1), 29–42.

Sefriyono. (2014). Harmoni dalam Perbedaan: Strategi Pengelolaan Keberagaman Beragama. Turast: Jurnal Penelitian & Pengabdian, 2(1), 1–16.

Shidiq, U., & Choiri, M. (2019). Metode Penelitian Kualitatif di Bidang Pendidikan. In Journal of Chemical Information and Modeling (Vol. 53, Issue 9). Ponorogo: CV Nata karya. http://repository.iainponorogo.ac.id/484/1/METODE PENELITIAN KUALITATIF DI BIDANG PENDIDIKAN.pdf

Siregar, R. L. (2016). Teori Belajar Perenialisme. Al-Hikmah: Jurnal Agama Dan Ilmu Pengetahuan, 13(2), 172–183. https://doi.org/10.25299/al-hikmah:jaip.2016

STKIP Weetebula. (2015). Statuta STKIP Weetebula. Weetebula: Yayasan Pendidikan Nusa Cendana.

Sukmadinata, N. S. (1997). Pengembangan Kurikum: Teori dan Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Supriatna, A. R. (2013). Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Melalui Active Learning In High Education (Alihe) Pada Mata Kuliah Pendidikan IPA SD di Jurusan PGSD FIP UNJ. Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan, 27(1), 15–21.

Suyatno, Jumintono, Pambudi, D. I., Mardati, A., & Wantini. (2019). Strategy of Values Education in the Indonesian Education System. International Journal of Instruction, 12(1), 607–624. https://doi.org/https://doi.org/10.29333/iji.2019.12139a

Syafeie, A. K. (2020). Internalisasi Nilai-Nilai Iman Dan Taqwa Dalam Pembentukan Kepribadian Melalui Kegiatan Intrakurikuler. Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 60–75. https://doi.org/10.24235/tarbawi.v5i1.6280

Taba, H. (1962). Curriculum Development: Theory and Practice. New York: Harcourt Brace Jovanovich.

Thaib, M. I. (2015). Essensialisme Dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam. Jurnal Mudarrisuna, 4(2), 731–762.

Titus, H. H., Marilyn, S. S., & Richard T, N. (1984). Persoalan-Persoalan Filsafat. Terjemahan Rasjidi. Jakarta: Bulan Bintang.

Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen.

Wahana, P. (2008). Menguak Kebenaran Ilmu Pengetahuan Dan Aplikasinya Dalam Kegiatan Perkuliahan. Jurnal Filsafat, 18(3), 273–294. https://doi.org/10.22146/jf.3528

Wening, S. (2012). Pembentukan Karakter Bangsa Melalui Pendidikan Nilai. Jurnal Pendidikan Karakter, 2(1), 55–66. https://doi.org/https://doi.org/10.21831/jpk.v0i1.1452

Winarso, W. (2017). Dasar Pengembangan Kurikulum Sekolah. Cirebon: IAIN Syekh Nurjati.

Yunus, H. A. (2016). Telaah Aliran pendidikan Progresivisme dan Esensialisme Dalam Perspektif Filsafat Pendidikan. Jurnal Cakrawala Pendasakrawala Pendas, 2(1), 29–39.




DOI: https://doi.org/10.53395/jes.v4i2.196

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JES terindeks pada: